Latihan I Jelajah Sepeda Jakarta – Palembang

Dalam rangka menyambut penyelenggaran Sea Games 2011, harian Kompas kembali mengadakan jelajah sepeda. Sekitar 800 km akan ditempuh selama 7 hari oleh 50 orang pesepeda dari berbagai komunitas. Rute Jakarta – Palembang melalui jalur tengah (kotabumi – tanjung enim) itu akan ditempuh mulai tanggal 3 November 2011 sampai dengan 9 November 2011. Untuk mempersiapkan tim agar didapat kesamaan irama gowesan serta menumbuhkan kebersamaan diantara anggota tim akan dilakukan 5 kali latihan bersama.

Latihan pertama dimulai hari Sabtu, 1 Oktober 2011 dari Bentara Budaya Jakarta (BBJ). Diikuti oleh 34 goweser dari berbagai komunitas yang diundang untuk mengikuti jelajah sepeda Jakarta – Palembang, terutama dari Kompas Gramedia Cyclist (KGC).  Martha sebagai Road Captain jelajah sepeda ini mengiringi anggota timnya dengan menggunakan sepeda motor. Ia ditemani oleh 3 orang tim support lainnya yang mengendarai 2 motor. Rute latihan kali ini direncanakan menempuh jarak 80 – 90 km.
Tahap pertama latihan dilalui dengan baik oleh semua anggota tim. Memang jarak tempuh baru 20 km, Palmerah- Bintaro Jaya, dengan waktu tempuh 1 jam. Istirahat sejenak di kawasan kebayoran village bintaro ini dimanfaatkan untuk mengisi minuman yang mulai menipis. Beberapa goweser memanfaatkan waktu dengan menambah kalori dari makanan yang dibawa.

Tahap kedua dilakukan setelah berhenti sekitar 15 menit. Jalur yang dilalui adalah graha raya – alam sutera – BSD Foresta, tak lupa melakukan 1 putaran penuh di dalam alam sutera. Tampak beberapa anggota tim latihan kali ini mulai terlihat kewalahan. Beberapa kali terdengar Martha memberikan pengarahan kepada anggota tim untuk menurunkan gigi dan meningkatkan irama gowesan. Untuk bersepeda jarak jauh memang sangat disarankan menggunakan otot jantung daripada menggunakan otot kaki agar tidak cepat mengalami kelelahan. Penggunaan otot jantung didapat melalui cadence atau putaran gowesan setiap menitnya, paling tidak 80 putaran per menit. Pada km 45, separuh jarak yang direncanakan, tepatnya di depan perumahan Green Cove sebelum kantor pemasaran BSD, tim melakukan istirahat sejenak. Walau waktu menunjukkan belum jam 10 pagi, tampaknya sebagian besar anggota tim mulai menunjukkan tanda-tanda kelaparan. Dan akhirnya sop iga warung mpok A’at menjadi tempat tujuan untuk mengisi karbohidrat yang hilang.

Setelah menikmati sop iga mpok A’at, tim bersiap-siap untuk melakukan tahap terakhir latihan pertama ini. Tembak langsung tanpa isitrahat ke BBJ di kawasan palmerah menjadi target. Jalur yang dilalui agak berbeda karena tidak kembali melalui alam sutera tetapi langsung ke arah JPG untuk kemudian keluar di sekolah jepang – bintaro 9. Tahap terakhir ini memberikan ujian tersendiri bagi anggota tim. Kelelahan setelah menempuh 50 km serta udara yang semakin panas menjadi hambatan yang harus ditaklukkan. Seorang anggota tim mengalami kejang otot dan kelelahan sehingga harus dievakuasi menggunakan kereta di stasiun pondok ranji. Di tengah kemacetan jalan veteran, seorang anggota tim yang juga mengalami kejang otot pada kedua pahanya. Tergeletak di pinggir jalan sebelum dipindahkan ke tempat yang lebih teduh. Tak kurang dari 30 menit ia diberikan perawatan untuk mengatasi kejang otot. Perlahan-lahan ia pun kembali dapat menggowes sepedanya menuju palmerah walau menerima dorongan disetiap tanjakan yang dilalui untuk menghindari kejang otot.

2 thoughts on “Latihan I Jelajah Sepeda Jakarta – Palembang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s