Jelajah Sepeda Jakarta Palembang Etape I, Rute Adaptasi

Setelah 5 minggu berturut-turut berlatih bersama, akhirnya tim Jelajah Sepeda Jakarta Palembang terbentuk dan memulai perjalanan etape I pada hari Kamis, 3 November 2011. Jelajah sepeda Jakarta Palembang ini diselenggarakan oleh harian Kompas bekerja sama dengan PT Bukit Asam, BNI 46, RS Premier Bintaro dan produsen sepeda Polygon. Menempuh

Jarak sejauh 820 km yang dibagi menjadi 7 etape. Jelajah sepeda ini dalam rangka menyambut penyelenggaraan SEA Games ke-26 di Jakarta dan Palembang. Tim JSJP beranggotakan 52 orang pesepeda dari berbagai komunitas/ daerah. Peserta terbanyak berasal dari Kompas Gramedia Cyclist (KGC) yang mengikut sertakan 24 orang pesepeda. Peserta lain berasal dari komunitas sepeda di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Lampung dan Palembang serta 2 orang anggota Kopassus. Keberagaman itu tampak pula dari rentang usia yang sangat lebar.

Peserta termuda berusia 17 tahun sedangkan tertua 56 tahun. Strata sosial peserta JSJP pun terbentang luas, dari remaja putus sekolah karena kondisi ekonomi orangtua sampai ke karyawan yang menduduki posisi atas di perusahaannya. Ya…. bersepeda kembali membuktikan diri sebagai pemersatu bangsa tanpa batas.

Kamis pagi sekitar pukul 7.40 tim JSJP dilepas dari kantor harian Kompas, Palmerah. Tim JSJP kali itu ditemani sampai di Central Park oleh Kapolri Jend. Timur Pradopo dan Menpora Andi Mallarangeng serta beberapa

anggota komunitas lainnya seperti Kompas Gramedia Cyclist (KGC) dan Green Fly. Bahkan beberapa anggota Green Fly terus mengantar tim JSJP sampai finish etape I di Merak, mengantarkan salah seorang anggotanya yang ikut dalam tim JSJP.

Rute datar tetapi panjang pada etape I memberi kesempatan anggota tim JSJP untuk beradaptasi terutama bagi anggota tim yang tidak sempat bergabung dalam latihan-latihan sebelumnya karena berasal dari daerah di luar Jabodetabek.

Gerak-gerik teman seperjalanan sama-sama dipelajari untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Teguran kepada beberapa peserta sempat dilontarkan oleh road captain Martha Mufreni untuk menjaga kekompakan tim JSJP. 125 km pertama ini dilalui hampir tanpa masalah berarti bagi tim JSJP. Memang ada beberapa kejadian yang mewarnai etape I, seperti terjatuhnya 2 orang peserta di daerah Serang. 1 orang peserta dari KGC terjatuh karena hilang keseimbangan dan tidak sempat melepas sepatu cleatnya karena memang belum terbiasa menggunakan sepatu cleat. Sedangkan 1 peserta lagi yang berasal dari Palembang terjatuh setelah melalui jalan bergelombang disaat dia sedang memakan apel di atas sepedanya.

Suasana sore hari di belakang hotel merpati

Sekitar pukul 3 sore tim JSJP memasuki garis finish etape I di hotel Merpati, Merak. Istirahat 1 malam untuk kemudian besok pagi menyeberang ke pulau Sumatera dan finish etape II di Bandar Lampung. Walau air mandi terasa payau dan lengket suasana hotel yang berada di pinggir selat sunda benar-benar dinikmati oleh tim JSJP. Bahkan tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 9 malam sebelum salah satu peserta memberi peringatan kepada lainnya untuk segera beristirahat. Istirahat untuk mempersiapkan fisik menempuh etape II Merak – Bandar Lampung dengan beberapa tanjakan yang menghadang di depan dimulai dari keluarnya sepeda-sepeda tim JSJP dari pelabuhan Bakauheni.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s