Jelajah Sepeda Jakarta Palembang Etape II, Dihadang Tanjakan

Jum’at 4 November 2011 tim JSJP melanjutkan perjalanan dari Merak menuju Bandar Lampung sejauh 90 km. Pagi itu aktivitas tim JSJP dimulai dengan sarapan pagi pada pukul 5.30 dan dilanjutkan menuju pelabuhan Merak yang berjarak 2 km dari hotel Merpati. Saat menunggu keberangkatan menuju pelabuhan Merak, tim JSJP dihampiri oleh seorang warga Merak dengan membawa beberapa tumpukan koran. Ya, bapak itu memang seorang loper koran dan dia tahu bahwa tim JSJP menginap di hotel tersebut. Radar Banten, koran lokal warga Banten pun diserbu oleh tim JSJP. Foto besar tim JSJP saat melintasi kota Serang menjadi headline koran lokal tersebut. Dalam sekejap Radar Banten habis dibeli oleh tim JSJP.

Sebelum pukul 7 tim JSJP sudah tiba di pelabuhan Merak, tapi sayangnya entah karena terlambat atau sudah penuh tim JSJP tidak bisa langsung naik ke atas ferry yang telah bersandar di dermaga. Tim JSJP harus menunggu ferry berikutnya pada pukul 8 pagi. Jedah waktu tersebut tentu dimanfaatkan oleh tim JSJP untuk berfoto-foto dan semakin mengakrabkan diri dengan peserta  lainnya. Perjalanan menyeberang selat sunda selama 2 jam juga dimanfaatkan oleh sebagian tim JSJP untuk beristirahat dan mengatur strategi menaklukkan tanjakan yang langsung menghadang begitu keluar dari pelabuhan Bakauheni.

Setibanya di pulau Sumatera, tim JSJP langsung dihadapkan pada ujian pertama kebersamaan tim. Tanjakan panjang menguras tenaga tim JSJP. Beberapa peserta JSJP yang tidak dapat cepat menaklukkan tanjakan tersebut terpaksa dibantu dengan dorongan dari peserta lain agar tidak tercecer jauh. Titik istirahat yang direncanakan sebelumnya pada km 50 akhirnya bergeser ke km 20 karena sudah mendekati waktu shalat Jum’at bagi peserta JSJP yang beragama Islam. Suasana teduh dan hembusan angin sangat dinikmati oleh tim JSJP di tempat istirahat ini, memulihkan tenaga yang terkuras habis di tanjakan Bakauheni.

Hembusan angin yang cukup kencang tidak berhenti saat tim JSJP melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung. Beberapa kali angin menghempas dari samping membuat tim JSJP harus berhati-hati menjaga keseimbangan sepedanya, tetapi hempasan angin tersebut bukan merupakan halangan untuk menikmati indahnya pemandangan alam disekitar Kalianda. Menjelang pukul 6 sore tim JSJP memasuki kota Bandar Lampung dan beristirahat di hotel Amelia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s