Jelajah Sepeda Jakarta Palembang Etape IV, Night Ride 30 km

Bertepatan dengan hari raya Idul Adha, tim JSJP akan menjalani etape IV Kotabumi – Martapura – Baturaja. Sebelumnya menjalani etape IV tentu sebagian anggota tim JSJP yang beragama Islam menjalankan shalat Idul Adha pagi itu. Tak lupa pula Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) dalam rangka menyambut Idul Adha ini memberikan sumbangan 2 ekor sapi kepada salah satu masjid di Kotabumi, tempat tim JSJP melakukan shalat Idul Adha.

Sekitar pukul 9 pagi tim JSJP dilepas dari halaman rumah dinas bupati Kotabumi. Sebelumnya di rumah dinas bupati ini harian Kompas memberikan sumbangan beberapa buku untuk melengkapi koleksi perpustakaan di kotabumi. Pemberian sumbangan buku ini juga dilakukan pada etape sebelumnya, etape III di Bandar Lampung kepada beberapa perpustakaan sekolah.

Seperti etape III, etape IV ini juga diwarnai beberapa turunan dan tanjakan rolling tetapi kali ini kecepatan tetap dijaga dibatas aman. Masyarakat tetap menyambut antusias saat tim JSJP melalui pemukiman mereka. Tak jarang terlihat masyarakat berlarian keluar dari pemukiman mereka yang didominasi oleh rumah-rumah panggung terbuat dari kayu. Pekik pembangkit semangatpun sring terlontar dari mulut mereka. ‘IN-DO-NE-SIA’ atau ‘SEMANGAT!’ sementara yang lain meneriakkan ‘AYO KITA BISA!’ menjadi kata-kata sakti pembangkit semangat seolah-olah kamilah yang mewakili Indonesia dalam SEA Games 2011.

Bertepatan dengan adzan Maghrib, tim JSJP memasuki kota Martapura dan segera mengarah ke balai kota diiringi oleh beberapa anggota komunitas onthel Martapura untuk bertemu dengan masyarakat sekitar sambil beristirahat dan menyiapkan diri untuk menempuh rute night ride menuju Baturaja. Di balai kota beberapa pejabat tinggi kota Martapura hadir dan menyambut tim JSJP dengan baik. Jamuan makanan kecil, pisang rebus, pempek dsb menjadi pengganjal perut tim JSJP sebelum tiba di Baturaja. Sekitar jam 7 tim JSJP dilepas dan menempuh night ride menuju Baturaja.

Night ride sejauh kira-kira 30km memang menjadi pengalaman tersendiri dalam jelajah sepeda Jakarta Palembang. Night ride ini tidak dapat dihindari karena jauhnya jarak etape IV serta berbagai pertimbangan lainnya. Tim JSJP pun melengkapi sepeda mereka dengan lampu depan dan lampu belakang untuk memberitahukan keberadaan mereka. Namun tak semua anggota tim JSJP sempat memasang lampu di sepedanya.  Ya, night ride ini memiliki tingkat bahaya yang cukup tinggi. Selain karena kondisi fisik yang sudah tidak bugar, hutan di kiri kanan serta jalan berkelok cukup membuat jantung berdebar terutama bagi petugas pembuka jalan dari kepolisian. Dan satu kejadian di night ride ini seolah menyadarkan tim JSJP akan bahaya yang selalu mengintip bila tidak waspada. Salah seorang anggota tim JSJP terpelanting dalam kecepatan 28 km/jam. Mencoba menghindar manuver teman yang berada di depannya, ia tak sengaja menekan rem depan dan membuat roda belakang terangkat kedepan, melempar orang yang menungganginya.

Untunglah kejadian tersebut tidak berakibat fatal. Anggota tim JSJP yang terpelanting tetap dapat melanjutkan perjalanan sampai ke Baturaja. Setelah istirahat beberapa saat untuk koordinasi dalam melakukan night ride serta evakuasi bagi beberapa anggota tim JSJP, Hotel Bukit Indah Lestari di Baturaja menjadi garis finish dimalam itu. Pukul 8.40 malam usai sudah jarak 165 km yang telah dilalui tim JSJP pada etape IV ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s