Jelajah Sepeda jakarta Palembang Etape VII, Funbike Menuju Jembatan Ampera

Etape VII, etape terakhir dari rangkaian jelajah sepeda Jakarta Palembang. 90 km lagi dari total jarak tempuh 820 km. Tim JSJP tampak semangat menjalani etape terakhir ini. Etape ini pun merupakan etape paling santai karena rute yang dilalui relatif datar dari Prabumulih ke Palembang. Sinar matahari yang begitu kuat tetap menemani tim JSJP seperti etape sebelumnya. Suasana santai pun terlihat dari kayuhan sepeda yang hanya berkecepatan 22-25 km/jam. Memang dengan rute datar dan jarak hanya 90 km tidak membutuhkan kecepatan tinggi. Apalagi bila harus sesuai jadwal penyambutan oleh Gubernur Sumatera Selatan bapak Alex Noerdin di kota Palembang yang direncanakan pukul 4 sore.

Perlahan-lahan tim JSJP menyusuri lintas sumatera yang memang padat dan penuh dengan kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan bis. Belum lagi banyaknya lubang yang menganga di sepanjang jalan. Beberapa sawah serta hutan di kiri kanan menjadi pemandangan yang menyejukkan hati mengalahkan panasnya sinar matahari dan jeleknya jalan yang dilalui. Sengatan sinar matahari di daerah tersebut dapat pula terlihat dari bekas terbakarnya alang-alang yang berada di kiri kanan jalan.

Sebelum memasuki kota Palembang, tepatnya masih di daerah Indralaya, tim JSJP berhenti sejenak di kampus Universitas Sriwijaya. Di dalam Unsri tim JSJP sudah ditunggu oleh beberapa perwakilan dari Unsri serta BNI 46. BNI 46 ternyata akan memberikan sumbangan berupa 1000 sepeda kepada Unsri dalam rangka kampanye sepeda ‘Gowes to Campus’. Secara simbolis sepeda Polygon, yang dipesan khusus oleh BNI 46 dengan warna oranye putih berlogo BNI 46, diberikan kepada rektor Unsri Profesor DR Badia Perizade. Tak berapa lama tim JSJP langsung melanjutkan perjalanannya ke tempat istirahat makan siang. Makan siang kali itu pun berbeda dari biasanya. Bukan makanan yang sudah disiapkan dalam dus tetapi makan prasmanan di rumah makan ampera Indralaya.

12 km sebelum memasuki kota Palembang, tim JSJP kembali melakukan istirahat. Istirahat itupun sebenarnya hanya untuk menunggu kesiapan tim penyambutan di sport hall. Rencana awal jelajah sepeda Jakarta Palembang yang akan menyentuh garis finish di Jakabaring ternyata tidak dapat dilakukan. H-2 sebelum pembukaan Sea Games 2011 area ring 1 Jakabaring sudah dikuasai oleh paspampres dan area itu harus bersih dari kemungkinan-kemungkinan buruk yang bisa terjadi yang akan mengancam keselamatan RI-1.

Padatnya lalu lintas bahkan cenderung sudah mengalami kemacetan memberi tanda-tanda bahwa tim JSJP sudah berada di kota Palembang. Tentu tidak lengkap bagi tim JSJP bila ke kota Palembang tidak melalui jembatan Ampera, yang merupakan icon kota Palembang. Sambil melintas jembatan Ampera beberapa anggota tim JSJP meraih kameranya dan mengabadikan momen tim JSJP melintas jembatan Ampera.

2 thoughts on “Jelajah Sepeda jakarta Palembang Etape VII, Funbike Menuju Jembatan Ampera

  1. Salam gowes!
    Sangat menarik mengikuti paparan Jelajah Sepeda ini. Sebagai pemula nggowes saya bisa bayangkan kecepatan yang 20-22km/jam. Tapi ada yang dituliskan bisa 60-70km/jam (Etape V), itu sungguh luar biasa. Bersama seorang kawan, kami pernah test saat turunan di Lais (antara Sekayu-Betung), dia mencapai top speed 47km/jam, saya 43km/jam. Itu rasanya sudah jadi jagoan, hehehe…
    Ijinkan saya mengcopy artikel ini sebagai catatan yang memperkaya wawasan gowes saya.
    Hehehe lagi, saya sudah copy duluan baru ijin….
    Terima kasih.
    Benny Christiono, Sekayu-Muba-Sumsel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s