Penyetelan Front Derailleur (FD)

Walaupun lebih sedikit jumlah giginya, tapi menurut saya melakukan penyetelan Front Derailleur (FD) lebih merepotkan dibandingkan dengan setting Rear Derailleur (RD). Tetapi agar tetap nyaman selama mengayuh sepeda, FD pun juga tetap harus dilakukan penyetelan.

Tak seperti pemasangan RD yang memiliki dudukan yang pasti, pemasangan FD walaupun pasti dipasang di seat tube, tapi ketinggian pemasangan memiliki pengaruh terhadap kelancaran pemindahan gigi di chainring. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam penyetelan FD:

  1. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah derailleur cage (2 lempengan logam yang mengapit rantai dan digunakan untuk mengerakkan rantaiĀ  ke kiri dan kanan) posisinya harus sejajar dengan chainring. Untuk mengetahuinya lihat saja dari atas sadle posisi cage paling luar apakah sejajar dengan chainring terbesar. Kalau tidak sejajar kendurkan baut pengencangan dudukan FD kemudian putar FD ke kiri/ kanan agar sejajar chainring terbesar. Yang perlu diingat, saat baut dikencangkan posisi FD akan bergeser sesuai dengan tarikan baut. Jadi saat baut belum kencang berilah sedikit toleransi agar posisi FD dengan chainring tetap sejajar saat dikencangkan.
  2. Hal kedua sebelum mengencangkan baut dudukan FD, perhatikan juga ketinggian FD. Jarak antara derailleur cage dengan chainring terbesar kira-kira 1-2 mm, jangan terlalu jauh atau terlalu dekat. Kalau terlalu jauh akan menimbulkan masalah saat perpindahan dari gigi besar ke gigi lebih kecil. Sedangkan kalau terlau dekat dapat mengakibatkan FD bersentuhan dengan chainringterbesar. Atur 2 hal ini (ketinggian dan posisi sejajar) terlebih dahulu, kencangkan kembali baut pengencang dudukan FD.

    Atur jarak antara derailleur cage dengan chainring terbesar kira-kira 1-2mm

  3. Pindahkan RD ke gigi paling ringan, ya RD bukan FD. Putar crank perlahan dan perhatikan rantai yang ada di dalam derailleur cage. Perhatikan jarak rantai dengan cage bagian dalam. Usahakan sedekat mungkin dengan cage bagian dalam, tetapi jangan sampai rantai menggesek cage itu, kira-kira jaraknya 1 mm. Untuk mengatur hal ini putar baut pengontrol yang ada tanda huruf L (Low Gear Maximum Throw) pada 2 buah baut pengatur FD. Putar menggunakan obeng + (juga dengan obeng -). Putar ke kanan untuk menjauhkan cage dengan rantai, putar ke kiri untuk mendekatkan cagedengan rantai.

    Baut stopper H (high) & L (low) untuk membatasi pergerakan FD

  4. Putar crank dan pindahkan gigi FD ke gigi 2 (tengah) dengan menggunakan shifter. Kalau rantai tetap di gigi 1 berarti ketegangan kabel shifter harus lebih ditarik lagi. Atur ketegangan kabel FD dengan memutar pengatur yang ada di shifter. Putar ke kiri untuk menarik kabel shifteratau ke kanan untuk lebih mengendurkan kabel shifter.

    Micro adjuster untuk mengatur ketegangan kabel shifter

  5. Kalau sudah berhasil memindahkan rantai ke chainring tengah/ gigi 2, perhatikan juga jarak cage bagian dalam dengan rantai saat posisi gigi2. Usahakan sedekat mungkin dan tentu tanpa menimbulkan gesekan antara rantai dengan cage. Untuk mengatur jarak cagedengan rantai saat posisi gigi 2, putar pengatur ketegangan kabel shifter.

    Atur jarak rantai dengan cage bagian dalam, jangan samapai bersentuhan

  6. Pindahkan gigi RD (RD ya bukan FD) ke gigi yang paling berat (gigi dengan jumlah paling sedikit/ gigi sprocket paling kecil diameternya). Pindahkan pula gigi di crankset ke yang paling besar menggunakan shifter FD. Kalau tidak bisa pindah ke chainring terbesar, putar ke kiri baut pengontrol yang bertuliskan H (High Gear Maximum Throw). Kalau saat dipindahkan ke chainring terbesar rantai menjadi lepas, putar ke kanan untuk mencegah FD tertarik terlalu jauh.
  7. Atur jarak cagebagian luar dengan rantai dengan memutar baut pengontrol H. Jangan sampai bersentuhan.

    Perhatikan juga jarak rantai dengan cage bagian luar, jangan sampai bersentuhan

  8. Coba pindahkan FD ke gigi lebih rendah. Tidak berhasil? Kalau posisi FD sudah sejajar dengan chainring, berarti posisi FD ketinggian. Jarak derailleur cage dengan chainring terbesar terlalu jauh. Posisikan kembali FD ke gigi 1 dan turunkan ketinggian FD. Ingat jangan sampai FD mengenai chainring terbesar.
  9. Tes penyetelan FD disetiap gigi. Posisikan FD di gigi 1, RD juga di gigi 1. Kemudian pindahkan RD ke gigi paling berat. Perhatikan apakah rantai bergesekan dengan derailleur cage. Lakukan juga pada gigi 2 dan 3.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s